Syal leher seringkali digunakan untuk menunjang penampilan. Hal ini tidak hanya jadi andalan kaum wanita saja, melainkan juga kalangan pria.
Selain itu, syal tersebut juga digunakan untuk menghangatkan tubuh. Hal inilah yang membuat banyak orang menggunakannya saat musim penghujan atau cuaca dingin.
Bahan Syal Leher
Syal atau kain yang biasa disematkan di leher umumnya terbuat dari berbagai jenis bahan yang masing-masing memiliki karakteristik dan daya tarik tersendiri. Beberapa bahan yang sering digunakan antara lain katun, wol, dan linen.
Bahan linen populer dengan teksturnya yang lembut serta kemampuannya menyerap keringat dengan baik, sehingga nyaman digunakan di cuaca hangat. Sementara itu, katun memiliki permukaan yang halus dan lembut serta juga mampu menyerap keringat secara efektif, menjadikannya pilihan yang cocok untuk penggunaan sehari-hari.
Di sisi lain, wol memiliki serat yang tebal dan lentur, memberikan rasa hangat sekaligus kenyamanan saat bersentuhan dengan kulit, terutama di cuaca dingin. Beragamnya bahan ini memungkinkan pengguna untuk memilih syal sesuai kebutuhan dan kondisi cuaca.
Jenis Syal
Selain hadir dalam berbagai jenis bahan, syal juga tersedia dalam beragam tipe desain. Setiap model syal memiliki keistimewaan tersendiri.
Pengguna pun bisa memilih jenis syal sesuai keinginan dan kebutuhannya. Kendati demikian, jenis syal large dan vertical rectanguler lebih sering ditemui di Indonesia.
Hal inilah yang membuat jenis syal tersebut lebih populer. Terlepas dari hal itu, kedua syal ini memiliki ukuran yang berbeda-beda.
Untuk tipe large, biasanya lebarnya 25-70 cm. Lalu untuk panjangnya antara 175-200 cm. Sementara tipe vertical rectanguler, biasanya memiliki lebar 10-15 cm dengan panjang 120-215 cm.
Selain dari ukuran, cara penggunaan kedua syal ini juga berbeda. Syal large ini biasa digunakan dengan melilitkannya di leher atau membiarkannya menggantung di sisi tubuh saja.
Kemudian untuk syal vertical rectanguler, biasa digunakan dengan meletakkannya di bahu. Ada juga yang menggunakannya dengan melilitkannya di leher atau melipat syalnya secara sederhana.
Dari uraian di atas, kita bisa mengetahui apa saja jenis bahan untuk membuat syal leher. Selain itu, bisa juga mengetahui jenis atau tipe model syal. Karena cukup bervariasi, pastikan memilih syal yang sesuai keinginan dalam kebutuhan. Dengan begitu, kegunaan syal bisa lebih maksimal.