Jenis-Jenis Sistem Proteksi Kebakaran Aktif dan Fungsinya untuk Gedung dan Industri

72

Kebakaran merupakan salah satu risiko yang besar dan mengancam keselamatan jiwa, aset dan operasional gedung atau fasilitas suatu industri. Oleh karena itu, sistem proteksi kebakaran aktif menjadi bagian hal penting untuk perencanaan bangunan. Sistem proteksi kebakaran dibagi menjadi dua yaitu sistem proteksi kebakaran pasif dan sistem proteksi kebakaran aktif. Kegunaannya adalah untuk mendeteksi, memperingati dan memadamkan kebakaran secara langsung.

Jenis-Jenis Sistem Proteksi Kebakaran Aktif dan Fungsinya

Dalam proteksi kebakaran sangat memperhatikan pemilihan metode dengan cepat dengan tujuan agar efektif dan efisien. Dalam proteksi aktif mengacu kepada deteksi dan penanggulangan tepat dalam membantu proses pemadaman. Berikut adalah jenis-jenis sistem proteksi kebakaran aktif yang umum digunakan di gedung perkantoran, komersial maupun fasilitas industri:

Fire Detector System

Merupakan sistem kebakaran untuk mendeteksi keberadaan panas, asap ataupun nyala api. Jenis fire detector dan fungsinya adalah:

  •  Smoke Detector digunakan untuk mendeteksi partikel asap
  • Heat Detector digunakan untuk mengukur suhu area yang diproteksi
  • Flame Detector digunakan untuk mendeteksi nyala api dan menggunakan infrared
  • Gas Detector digunakan untuk mendeteksi gas berbahaya misalnya gas karbon monoksida

Fire Alarm System

Berfungsi sebagai:

  • Deteksi panas, asap rokok dan api secara otomatis
  • Peringatan dini kepada penghuni bangunan melalui lampu strobo, suara sirine atau pengumuman suara
  • Jika terintegrasi memungkinkan mengaktifkan sistem kebakaran secara otomatis.

Fire Sprinkler System

Merupakan proteksi pemadam kebakaran aktif yang menggunakan sprinkler untuk mendeteksi kebakaran. Sprinkler secara otomatis akan menyemprotkan air ke sumber api dan mengendalikan secara otomatis saat suhu kepala sprinkler mencapai pada titik tertentu.

Fire Suppression System

Sistem pemadam kebakaran otomatis sistem atau Fire Suppression System memiliki fungsi memadamkan api dengan menggunakan jenis bahan busa, gas dan bisa juga dengan bahan kimia khusus. Digunakan dalam area sensitif terhadap air seperti ruang server, arsip, panel listrik dan fasilitas industri tertentu.

Fire Hydrant System

Merupakan sistem proteksi pemadam kebakaran aktif yang dibuat dengan memberikan pasokan air dengan cukup untuk pemadaman kebakaran.

Sistem proteksi kebakaran aktif merupakan komponen utama dalam sistem keselamatan bangunan gedung ataupun industri yang tidak boleh diabaikan keberadaanya. Setiap jenis sistem memiliki fungsi berbeda-beda. Pastikan sistem proteksi kebakaran di rancang, dipasang dan dirawat agar berfungsi secara optimal ketika dibutuhkan.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *