Detail Proses Pembuatan Hijab Printing Custom, Lengkap!

33

Proses pembuatan hijab printing custom ternyata jauh lebih menarik dari yang dibayangkan. Mulainya dari brainstorming desain bersama tim kreatif atau bahkan dari ide pelanggan sendiri, semua dikembangkan ke dalam bentuk digital sampai siap dipasarkan.

Tentu semua prosesnya tidaklah mudah, belum lagi kalau ada revisi dari konsumen karena tidak sesuai dengan seleranya. Kalau Anda tertarik dengan bisnis custom hijab printing, simak terus proses lengkap pembuatannya di bawah ini.

Prose Pembuatan Hijab Printing Custom

Mulai dari konsep desain sampai menjadi bahan jadi yang siap dipasarkan, tentu harus melalui proses yang panjang dan penuh detail menarik. Berikut proses lengkap produksi custom hijab printing yang perlu Anda ketahui.

1. Riset & Konsep Desain

Proses dimulai dari riset kecil-kecilan, baik soal tren warna, motif, kebutuhan pasar, atau segmentasi pelanggan. Dari situ, dibuatlah konsep desain, berupa floral, geometris, kaligrafi, batik modern, atau bahkan kombinasi yang mencerminkan ciri khas Anda sendiri.

2. Pembuatan Desain Digital

Desain dibuat menggunakan software grafis seperti Adobe Illustrator, Photoshop, atau CorelDraw dengan resolusi tinggi (minimal 300 DPI) agar hasil cetaknya tajam. File desain biasanya berformat PNG, PDF, atau TIFF agar tetap mempertahankan kualitas warna dan detail.

3. Pemilihan Bahan Kain

Langkah selanjutnya adalah memilih bahan kain yang akan digunakan, seperti voal, satin silk, chiffon, dan polycotton. Pemilihan bahan ini penting karena akan memengaruhi bagaimana warna menyerap dan seperti apa hasil akhir tampilan hijabnya.

4. Proses Printing

Desain yang sudah jadi dicetak ke atas kain menggunakan mesin khusus, biasanya dengan teknik sublimasi. Teknik ini membuat tinta masuk ke dalam serat kain secara sempurna, sehingga hasilnya tahan lama dan warna tetap tajam meski sering dicuci.

5. Pemotongan Kain

Setelah proses printing selesai, kain akan dipotong sesuai ukuran hijab yang diinginkan (umumnya 115×115 cm untuk square scarf atau ukuran panjang untuk pashmina). Setelah itu dilakukan proses jahit tepi agar hijab terlihat rapi dan siap digunakan.

6. Quality Control

Sebelum masuk ke tahap pemasaran, setiap produk akan diperiksa kualitasnya, mulai dari pengecekan warna, kesesuaian desain, kehalusan jahitan, sampai kekuatan kain. Produk yang lolos QC akan diberi label, tag brand, dan dikemas cantik sesuai standar brand.

7. Pengemasan

Hijab yang sudah selesai biasanya dikemas dalam plastik bening, box eksklusif, atau pouch kain yang sudah ada logo brand. Ada juga ditambah kartu ucapan atau stiker agar menciptakan kesan profesional dan meningkatkan nilai jual.

8. Distribusi dan Pemasaran

Produk yang sudah dikemas rapi selanjutnya siap dipasarkan melalui toko offline, toko online, atau website pribadi. Di tahap ini, strategi marketing sangat penting, mulai dari pemotretan produk, pembuatan konten, sampai paket promo atau kolaborasi dengan influencer.

Dengan terus meningkatnya permintaan pasar produk hijab yang personal, unik, dan berkualitas tinggi, mempelajari proses produksi menjadi hal yang sangat penting. Tidak ada salahnya kalau Anda juga ikut melirik hijab printing custom untuk bisnis baru Anda.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *